Archive for December, 2006

Akhirnya aku pun menulis

Tuesday, December 12th, 2006

Alhamdulillah, itu yang pertama kali ku katakan. Rasanya jarang sekali yach kata ini kita ucapkan, sehingga saya terkadang mengerutkan dahi apa yach artinya dan makna kata di baliknya. Ketika ucapan begitu mudah terlontar di mulut kita, mungkin beribu-ribu kata yang terucap setiap harinya. berapa kali sich kita menyebut AsmaNya, Alhamdulillah, Allahuakbar, Lailahailallah, Subhanallah. Saya merasa kita mulai kelu mengucapkannya, perlahan mungkin kini sudah saatnya yach kita ucapkan AsmaNya dengan menghayati Maknanya.

Aa Gym, Strategi Dakwah yang Terburu-buru

Thursday, December 7th, 2006

Poligami, Sebenarnya saya malas untuk membicarakan hal ini, namun ketika banyak teman-teman dan junior saya yang bertanya, jadi dengan sangat hati-hati saya pun mengungkapkan pendapat saya akan hali ini. beberapa minggu lalu pernikahan Aa Gym dengan Istrinya yang kedua sangat menghebohkan. Banyak masyarakat yang simpatik kepadanya menjadi mengecam perlakuannya (khususnya kaum hawa). Saya tahu Aa Gym melakukan itu atas dasar sebuah strategi dakwah. karena ketika saya kuliah di Bandung dang mengikuti setiap aktifitasnya, Aa Gym memang mencoba untuk mengutarakan bahwa berpoligami adalah hal yang wajar. namun menurut saya Strategi yang dilakukan oleh Aa Gym ini terlalu terburu-buru, masyarakat Indonesia masih awam dalam memahami agamanya. Hingga Aturan Agama belum melekat di dalam jiwanya, dan Aa Gym sebagai panutan masyarakat sebenarnya ingin mengatakan bahwa ini adalah atuaran agama yang kuat. Namun masyarakat nelum bisa memahaminya. saya hanya bisa berkata SELAMAT DATANG AA GYM DI DUNIA PARA GHURABA (DUNIA ORANG-ORANG ANEH YANG MASIH MEMEGANG TEGUH ALQURAN DAN SUNAH NABI MUHAMMAD). Namun saya menyayangkan satu hal tentang sikap Aa Gym ini ( Kenapa hanya memiliki istri 2 kenapa bukan 4 ), karena Nabi Muhammad sangat senang jika umatnya nanti datang dengan sangat banyaknya. saya menunggu ulama lain yang ingin berbuat seperti Aa Gym bahkan lebih. (KARENA KITA ADALAH MATAHARI BUKAN LILIN KECIL)